Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

PPK Sukatani Lakukan Pemetaan TPS dan Data Pemilih untuk Pilkada 2024

14
×

PPK Sukatani Lakukan Pemetaan TPS dan Data Pemilih untuk Pilkada 2024

Share this article
Koordinator Bidang Operator Data Pemilih (ODP) PPK Sukatani Karno Syarifudinsyah
Example 468x60

kabarSunda.com — Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sukatani sedang melakukan pemetaan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan data pemilih untuk Pilkada 2024. Proses ini melibatkan petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) di setiap desa.

Persiapan Pilkada 2024 idealnya dilakukan sedini mungkin, termasuk pemetaan TPS dan data pemilih. Koordinator Bidang Operator Data Pemilih (ODP) PPK Sukatani, Karno Syarifudinsyah, menyatakan bahwa pihaknya segera menggerakkan para PPS setelah mereka dilantik, salah satunya untuk pemetaan TPS di setiap wilayah.

Example 300x600

“Kita langsung tancap gas melakukan pemetaan TPS untuk Pilgub dan Pilkada,” ungkapnya saat ditemui di Sekretariat PPK Sukatani pada Rabu (12/6/2024).

Berdasarkan data Pemilu 2024, jumlah pemilih di Kecamatan Sukatani mencapai 70.142 orang. Jumlah ini terbagi ke tujuh desa: Banjarsari, Sukaasih, Sukadarma, Sukahurip, Sukamanah, Sukamulya, dan Sukarukun.

Saat ini, PPK Sukatani telah memetakan 128 TPS untuk pemilihan Bupati Bekasi dan Gubernur Jawa Barat. Jumlah TPS ini lebih sedikit dibandingkan Pileg 2024 karena jumlah pemilih di satu TPS pada Pilkada nanti mencapai rentang 400 hingga 600 orang.

“Kalau di Pemilu kemarin jumlah pemilih di satu TPS lebih sedikit, jadi TPS-nya lebih banyak,” terangnya.

Pemetaan ini membutuhkan data yang akurat untuk menghindari adanya data pemilih ganda. Selain itu, penempatan TPS juga harus mempertimbangkan jarak tempat tinggal pemilih agar tidak terlalu jauh dari TPS.

“Dan kita perhatikan juga tempat tinggal pemilih agar tidak jauh dari TPS,” tambahnya.

Menurutnya, jarak antara tempat tinggal warga dan TPS sangat penting untuk diperhatikan. Jangan sampai ada warga yang enggan datang ke TPS hanya karena lokasinya terlalu jauh.

“Kami tidak ingin pemilih enggan datang ke TPS hanya karena terkendala jarak,” jelasnya.

Selain pemetaan, PPK Sukatani juga akan membuka rekrutmen Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) pada 13 Juni 2024. Pantarlih bertugas melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih dengan menggunakan sistem aplikasi.

“Karena pakai aplikasi, salah satu syarat Pantarlih harus memiliki kemampuan menggunakan teknologi digital,” tambahnya.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *