Apa benar Umur Wanita Lebih Panjang Dibanding Pria ?

Apa benar Umur Wanita Lebih Panjang Dibanding Pria ?
kesehatan

KabarSunda.com-- Benarkah,Umur wanita lebih panjang daripada pria ? rupanya hal ini beralasan. Bukan hanya mitos. Berbagai faktor, seperti biologis dan sosiologis turut memengaruhi hal ini. Dari awal wanita dan pria tercipta sudah ada perbedaan, ditambah lagi dengan faktor gaya hidup.

Data baru menemukan perempuan hidup rata-rata 4,4 tahun lebih lama daripada laki-laki karena mereka lebih sering pergi ke dokter dan biasanya wanita memiliki gaya hidup sehat yang lebih baik dibandingkan dengan pria.

Samira Asma adalah asisten direktur jenderal WHO urusan data, analisis, dan kelahiran. Dia mengatakan laki-laki meninggal lebih awal daripada perempuan karena mereka tidak menjaga kesehatan mereka sebaik perempuan. Juga, karena mereka cenderung menghadapi risiko yang lebih besar.

Dari 40 penyebab utama kematian, laporan itu mengatakan laki-laki memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi daripada perempuan dilihat dari 33 faktor risiko.

Tingkat kematian global akibat bunuh diri 75% lebih tinggi pada laki-laki dibanding perempuan.

Berbagai faktor, seperti biologis dan sosiologis turut memengaruhi hal ini. Dari awal wanita dan pria tercipta sudah ada perbedaan, ditambah lagi dengan faktor gaya hidup.

Salah satu faktor risiko seperti penggunaan rokok, peningkatan konsumsi alkohol, dan diet yang tidak sehat.

Alasan lainnya, pria tak punya gen cadangan secara alamiah, yang berarti kemungkinan kaum pria untuk diserang penyakit lebih besar.

Penjelasan lain adalah hipotesis bahwa jantung kaum hawa ternyata “terbiasa untuk berolahraga”.

Para ahli mengatakan pada paruh kedua siklus menstruasi bulanan, biasanya detak jantung wanita meningkat, yang berimplikasi menunda risiko penyakit jantung.

Tapi alasan sejati mengapa wanita relatif punya usia lebih panjang dibandingkan pria mungkin saja adalah hormon testosteron.

Hal ini telah dibuktikan oleh Ilmuwan Korea, Han-Nam Park belum lama ini menganalisis rekaman kehidupan di istana dinasti Chosun pada abad ke-19.

Penulis : redaksi

Editor : Nor Syakila