Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Penjabat Bupati Garut Pantau Pelayanan Kesehatan dan Pencegahan Stunting di Posyandu

8
×

Penjabat Bupati Garut Pantau Pelayanan Kesehatan dan Pencegahan Stunting di Posyandu

Share this article
Pj. Bupati Barnas Adjidin menekankan pentingnya Posyandu sebagai tempat bagi ibu hamil dan balita untuk memantau kesehatan secara rutin.
Example 468x60

KabarSunda.com — Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Garut, Sri Kartika Barnas Adjidin, meninjau pelayanan kesehatan di Posyandu RW 8, Kampung Saripulo, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, pada Senin, 10 Juni 2024.

Kunjungan ini merupakan bagian dari Bulan Gerakan Serentak Intervensi Pencegahan Stunting di Kabupaten Garut. Gerakan ini menargetkan 196.113 balita, dan hingga 8 Juni 2024, sebanyak 38.549 balita (19,7%) telah diukur. Hasil pengukuran menunjukkan 4.173 balita (10,8%) mengalami underweight, 5.174 balita (14,8%) mengalami stunting, dan 1.725 balita (4,5%) mengalami wasting.

Example 300x600

Pj. Bupati Barnas Adjidin menekankan pentingnya peran Posyandu sebagai tempat bagi ibu hamil dan balita untuk memantau kesehatan secara rutin. Ia menyatakan bahwa pemeriksaan yang kontinyu memungkinkan pemantauan yang baik terhadap kebutuhan kesehatan ibu hamil dan balita.

“Gerakan intervensi serentak pencegahan stunting ini diharapkan dapat membebaskan Kabupaten Garut dari stunting. Ibu-ibu bisa merawat anak-anak sehingga mereka tumbuh menjadi anak-anak yang soleh dan solehah,” ujar Barnas.

Barnas berharap program Gerakan Serentak Intervensi Pencegahan Stunting dapat berjalan efektif, mengingat pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama.

“Pemerintah wajib melakukan langkah-langkah konkret dalam penanganan stunting, namun upaya ini tidak akan berhasil tanpa dukungan masyarakat,” katanya.

Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat, seperti remaja yang perlu disiplin dalam mengonsumsi pil anemia untuk mencegah stunting. Menurut Barnas, stunting berawal dari remaja dengan usia perkawinan yang cukup dan asupan gizi yang baik.

Barnas mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Posyandu secara maksimal, khususnya selama Bulan Gerakan Serentak Intervensi Pencegahan Stunting.

Kepala UPT Puskesmas Cipanas, Husnul Khotimah, menjelaskan bahwa dari 964 balita yang diperiksa, sekitar 80 balita atau kurang dari 10% mengalami stunting. Ia menambahkan, sejak program intervensi stunting digalakkan, angka stunting di Desa Rancabango terus menurun.

“Harapan saya ke depannya masyarakat selalu memanfaatkan Posyandu untuk memeriksa kesehatannya secara rutin, karena masalah kesehatan bukan hanya stunting, ada juga gizi buruk dan lainnya,” tutur Husnul.

Seorang peserta Posyandu, Alsa, mengungkapkan bahwa pelayanan kesehatan di Posyandu sangat membantu dalam memantau tumbuh kembang anaknya. Ia menjelaskan bahwa berbagai pemeriksaan dilakukan saat membawa putranya ke Posyandu, mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, lingkar kepala, hingga pemantauan imunisasi dan tumbuh kembang dari bulan ke bulan.

“Pelayanannya sangat baik dan ramah. Ibu kadernya juga sangat baik dan responsif dalam menenangkan bayi yang menangis,” katanya.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, dr. Tri Cahyo Nugroho, Bulan Gerakan Serentak Intervensi Pencegahan Stunting di Kabupaten Garut melibatkan berbagai pihak. Mulai dari Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat kabupaten dan kecamatan, dinas terkait seperti Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), pemerintahan di tingkat kecamatan, desa dan kelurahan, Puskesmas, UPT Pengendalian Penduduk (Dalduk) DPPKBPPPA, hingga TP PKK dan seluruh kader Posyandu.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *