Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Pemkot Bogor Pastikan Ketersediaan dan Harga Beras Aman Menjelang Idul Adha

5
×

Pemkot Bogor Pastikan Ketersediaan dan Harga Beras Aman Menjelang Idul Adha

Share this article
Pengecekan ketersediaan beras di Gudang Bulog Dramaga.
Example 468x60

KabarSunda.com — Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha, Pemerintah Kota Bogor melalui Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, melakukan pengecekan ke Gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Dramaga Bogor pada Rabu, 12 Juni 2024. Tujuan dari kunjungan ini adalah memastikan ketersediaan beras dan harga tetap stabil di tengah meningkatnya permintaan.

Dalam kunjungannya, Hery Antasari didampingi oleh Kepala Cabang Gudang Bulog Dramaga Bogor, Yanto Nurdiyanto, serta jajarannya. Mereka mengecek langsung kondisi gudang penyimpanan beras untuk memastikan bahwa persediaan beras cukup dan harga tetap dalam batas wajar.

Example 300x600

“Bulog memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas bahan pokok di masyarakat, terutama beras yang merupakan komponen utama yang berkontribusi pada inflasi dan deflasi,” ujar Hery.

Hery menekankan pentingnya kerjasama yang kuat untuk memastikan kolaborasi berkelanjutan dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras di pasaran.

Yanto Nurdiyanto menambahkan bahwa antusiasme masyarakat Bogor terhadap beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) cukup tinggi. Harga tebus beras SPHP kualitas medium di Gudang Bulog Bogor adalah Rp 11.000 per kilogram atau Rp 55.000 untuk kemasan lima kilogram. Beras ini kemudian dijual oleh pedagang kepada konsumen berdasarkan aturan harga eceran tertinggi (HET).

“Kualitasnya medium karena beras yang disalurkan adalah beras cadangan pemerintah. Kita juga memiliki visualnya, jadi bisa dilihat bahwa kualitasnya bagus,” ungkap Yanto.

Bulog Bogor telah menerima pasokan tambahan stok beras dari cabang Bulog di wilayah surplus beras seperti Karawang, Subang, dan Cirebon. Selain itu, Bulog Bogor juga menerima tambahan stok beras impor sebanyak 1.900 hingga 2.000 ton dari total kapasitas gudang sebesar 7.000 ton.

Saat ini, secara administrasi, ketersediaan beras di Gudang Bulog Bogor mencapai 6.700 ton, dan pada bulan Juni ini dijadwalkan ada 4.500 ton beras yang akan masuk.

“Gudang kami yang ada di Dramaga ini kapasitasnya maksimal 7.000 ton. Jadi setiap kekurangan stok akan dipasok oleh cabang lain untuk memenuhi kuota penyaluran yang setiap bulan rata-rata 7.000 ton,” ujar Yanto.

Beras tersebut secara berkelanjutan disalurkan kepada toko atau pedagang sesuai kebijakan yang ada, yakni 4 ton dalam satu minggu dari yang semula hanya dua ton. Dengan demikian, pasokan dan ketersediaan beras di pasaran tidak terputus.

“Dalam seminggu biasanya dikirim 2 ton ke toko dan habis dalam 3 hari. Sehingga kami membuka kebijakan setiap toko bisa dua kali pengambilan dalam seminggu masing-masing 4 ton,” jelas Yanto.

Dengan langkah-langkah tersebut, Pemerintah Kota Bogor dan Bulog berupaya memastikan bahwa kebutuhan beras masyarakat selama perayaan Idul Adha dan seterusnya dapat terpenuhi dengan baik, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan dan harga beras.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *