Metropolis
Ditengah Kasus Korupsi, Anggaran Komunikasi dan Kesekretariatan BJB Fantastis, Nilainya Capai Rp 360 Miliar
Redaksi
Diperbarui
KabarSunda.com- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti sejumlah pos anggaran Bank Pembangunan Darah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) yang bernilai fantastis.
Ia meminta jajaran direksi segera melakukan efisiensi.
Dedi Mulyadi menyoroti anggaran komunikasi Bank BJB yang mencapai Rp 261 miliar. “Komunikasi apa?… Ini harus segera dibenahi pimpinan ke depan,” ujar KDM seperti dikutip dari channel Youtube Lembur Pakuan, Senin, 28 April 2025.
Mantan Bupati Purwakarta itu juga membeberkan anggaran kesekretariatan Bank BJB yang mencapai Rp 107 miliar.
“Nanti efisienkan,” instruksi Dedi pada pimpinan Bank BJB di depan bupati dan wali kota se-Jabar.
Selain kedua pos anggaran di atas, Dedi juga menyebutkan biaya rutin divisi korporasi sebesar Rp 52 miliar dan biaya kesekretariatan direksi. Ia menyebut total anggaran tersebut sebesar Rp 706 miliar.
Dedi pun meminta pihak direksi memangkas anggaran tersebut dan melakukan efisiensi. “Boleh dong yang Rp 706 miliar nanti jangan segitu deh, 150 (miliar) aja sisanya masukin dividen,” ujar Dedi.
Ia melanjutkan, dividen berdampak pada anggaran pembangunan. “Lumayan tuh pulang dari Bank Jabar dividennya naik sekian, dapat CSR sekian. Eh bisa bangun rumah rakyat miskin sekian, bisa bangun jalan sekian, bisa bangun sekolah. Nah ini yang kita harapkan.”
Pilihan Lain