Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Koperasi Kulit Artisan Indonesia Kembali Gelar Pelatihan untuk Tingkatkan Kualitas Produk

10
×

Koperasi Kulit Artisan Indonesia Kembali Gelar Pelatihan untuk Tingkatkan Kualitas Produk

Share this article
Pelatihan Peningkatan Teknis Bagi Anggota Koperasi Batch 2, kembali digelar oleh Koperasi Kulit Artisan Indonesia.
Example 468x60

KabarSunda.com — Koperasi Kulit Artisan Indonesia kembali menggelar Pelatihan Peningkatan Teknis Bagi Anggota Koperasi Batch 2, yang berlangsung di Gedung Piazza Firenze, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada Sabtu (8/6/2024).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Luna Avriantini, menyampaikan apresiasi tinggi atas komitmen Poppy Dharsono dalam pengembangan industri kulit di Kabupaten Garut. Menurut Luna, Poppy Dharsono tidak hanya fokus pada peningkatan kualitas dan pengemasan produk, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) di daerah tersebut.

Example 300x600

“SDM ini menjadi kunci dari suatu produk yang baik, dan kita berharap industri kulit Garut bisa mendunia,” ujar Luna.

Luna juga menekankan pentingnya agar industri kulit Garut dikenal di tingkat nasional, dengan tujuan meningkatkan perekonomian pengusaha kulit, terutama pengusaha kecil di Kabupaten Garut. Kreativitas dalam ekonomi kreatif dianggapnya sangat penting untuk memastikan industri fashion kulit terus berkembang.

“Ekonomi kreatif membutuhkan kreativitas agar industri fashion kulit ini terus berkembang dan tidak tenggelam di tengah kompetisi yang ketat,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan para anggota koperasi, sehingga produk yang dihasilkan semakin berkualitas,” tambahnya.

“Ini meningkatkan produk kulit dari Sukaregang, khususnya para pengusaha di Sukaregang, yang membawa nama harum Garut yang sudah mulai dikenal banyak orang,” lanjutnya.

Kepala Bidang Pengembangan SDM Perkoperasian, Kementerian Koperasi dan UKM RI, Wisnu Gunadi, menyatakan bahwa koperasi sangat penting untuk menghindari persaingan tidak sehat di antara para pengrajin. Menurutnya, koperasi dapat memberikan daya tawar yang lebih tinggi di pasar.

“Baik dalam pariwisata maupun industri kecil, jika bersifat parsial, pasti tidak memiliki daya tawar yang tinggi,” ucapnya.

Wisnu juga menyoroti potensi pariwisata dan eco-tourism di Kabupaten Garut yang memerlukan kolaborasi berbagai pihak untuk dimanfaatkan secara optimal.

“Dengan kehadiran dinas pariwisata dan dinas koperasi, kita berharap potensi yang dimiliki Garut dapat diwujudkan,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua Koperasi Artisan Kulit Indonesia, Poppy Dharsono, mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Koperasi RI dan Pemerintah Kabupaten Garut atas dukungan mereka dalam peningkatan industri kulit yang telah berumur 100 tahun.

“Kami melihat bahwa harusnya lebih bisa ditingkatkan lagi, yaitu dengan meningkatkan keterampilan, desain, dan semua kebutuhan yang dapat diterima di pasar internasional,” ucapnya.

Sebagai pendiri Yayasan Poppy Dharsono, ia menekankan pentingnya peran koperasi dalam industri perkulitan, sehingga para anggota koperasi dapat bersatu menjadi mitra pemerintah demi kemajuan ekonomi bersama.

“Dengan adanya Koperasi Artisan Kulit Indonesia, kita bisa lebih bersatu dan bersemangat untuk memajukan industri ini,” tutupnya.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *