Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Kemensos RI Menetapkan Desa Paas Sebagai Kampung Siaga Bencana di Garut

7
×

Kemensos RI Menetapkan Desa Paas Sebagai Kampung Siaga Bencana di Garut

Share this article
Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, dalam acara Simulasi Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana dalam rangka Pembentukan KSB di Desa Paas, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut.
Example 468x60

KabarSunda.com — Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) telah menetapkan Desa Paas, yang terletak di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, sebagai Kampung Siaga Bencana (KSB). Keputusan ini merupakan langkah strategis mengingat Garut merupakan wilayah yang rawan terhadap berbagai bencana alam.

Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan dukungannya. Ia berharap bahwa program edukasi KSB ini akan meningkatkan kesiapan serta respons masyarakat terhadap bencana.

Example 300x600

Pada acara Simulasi Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana di Desa Paas pada Sabtu (22/6/2024), Kemensos RI memberikan bantuan senilai Rp320.789.700 kepada Kabupaten Garut. Bantuan ini meliputi pendirian lumbung sosial KSB, fasilitas untuk pembentukan KSB di Desa Paas, serta program Tagana Masuk Sekolah. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh perwakilan Kemensos RI, Tarwan, dan diterima oleh Penjabat Bupati Garut.

Barnas menekankan pentingnya penggunaan bantuan ini secara tepat sasaran untuk keperluan penanggulangan bencana. Ia berharap bahwa bantuan tersebut akan memberikan dukungan yang baik bagi petugas KSB, sehingga mereka siap memberikan bantuan langsung kepada korban bencana.

Tarwan dari Kemensos RI menjelaskan bahwa pembentukan KSB merupakan komitmen nyata pemerintah dalam membangun ketangguhan masyarakat terhadap bencana. Program KSB mendorong masyarakat untuk menjadi aktor utama dalam upaya penanggulangan bencana dengan dibekali pengetahuan, keterampilan, dan sumber daya yang diperlukan.

Pembentukan KSB di Desa Paas dilaksanakan selama tiga hari, meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, dan simulasi uji Standar Operasional Prosedur (SOP) KSB. Acara ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk pemerintah daerah, TNI, Polri, Tagana, tokoh masyarakat, pelajar, dan organisasi masyarakat.

Harapannya, dengan inisiatif ini, Desa Paas dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana, memperkuat solidaritas dan gotong royong antarwarga, serta menciptakan komunitas yang tangguh dalam menghadapi situasi darurat bencana. Langkah ini juga diharapkan dapat menyinkronkan program dan kegiatan penanggulangan bencana antara Kemensos RI dan lembaga terkait di Garut.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *