KabarSunda.com- Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada PLN Sumedang atas kesiapsiagaan penuh dalam mengawali pasokan listrik selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Digital serentak.
"Ada petugas PLN di setiap TPS yang menjaga dan memastikannya menyala dengan baik, sehingga Pilkades Digital ini bisa berjalan dengan sukses," ujar Bupati Dony di sela-sela kegiatan pemantauan Pilkades Digital di TPS Desa Baginda pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Dalam peninjauannya, Bupati Dony menyoroti langkah proaktif PLN yang menempatkan petugas khusus di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) guna memastikan pasokan listrik tetap terjamin, aman, dan terkendali tanpa kendala.
Bupati Dony juga menyampaikan rasa terima kasih kepada PLN serta seluruh jajaran dan pihak terkait yang telah bekerja keras mendukung kelancaran pesta demokrasi tingkat desa berbasis digital ini.
"Terima kasih kepada PLN dan semua pihak yang terlibat dalam mendukung suksesnya Pilkades Digital," ungkapnya.
Untuk diketahui, pelaksanaan Pilkades Digital serentak tahun ini digelar secara masif di 92 desa dan tersebar di 423 TPS se-Kabupaten Sumedang, dengan melibatkan hak pilih kurang lebih sebanyak 270 ribu jiwa. Dukungan infrastruktur dan transmisi listrik menjadi kunci utama keberhasilan pengumpulan suara berbasis digital tersebut.
Doa Bersama
Sehari menjelang e-voting Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak, Pemerintah Kabupaten Sumedang menggelar doa bersama di Gedung Negara, Selasa (27 Oktober 2026) malam.
Kegiatan ini menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon kelancaran, keamanan, dan keberhasilan pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa tersebut.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bersama Wakil Bupati M. Fajar Aldila mengikuti doa bersama yang menghadirkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekda Tuti Ruswati, para pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, pejabat fungsional non-guru, serta jajaran perangkat daerah lainnya dengan penceramah Ustaz Faqih.
Bupati Dony menegaskan, Pilkades digital bukan sekadar agenda rutin pemerintahan, melainkan momentum penting bagi Kabupaten Sumedang untuk berkontribusi dalam transformasi demokrasi di Indonesia.
“Ini hajat bersama dan tanggung jawab bersama untuk menyukseskannya. Mudah-mudahan, jika berhasil, ini akan mengubah tatanan demokrasi. Dimulai dari Sumedang dan menjadi bagian dari sejarah tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, penerapan sistem digital dalam pemilihan kepala desa merupakan langkah transformasi dari mekanisme manual menuju proses yang memanfaatkan teknologi.
Keberhasilan pelaksanaannya diharapkan menjadi model yang dapat memberikan inspirasi bagi pengembangan sistem pemilihan di tingkat yang lebih luas.
Ia menekankan, tugas menyukseskan Pilkades digital harus diniatkan sebagai ibadah karena proses tersebut menjadi bagian dari upaya memfasilitasi pemantauan masyarakat dalam memilih pemimpin yang akan menentukan arah pembangunan dan kesejahteraan desa.
“Kalau niatnya lurus, insyaallah Allah akan memudahkan. Apa yang dilakukan, mulai dari kebijakan, arahan, hingga pekerjaan, mudah-mudah menjadi pahala,” katanya.
Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh unsur yang telah mempersiapkan pelaksanaan Pilkades secara digital, mulai dari Forkopimda, TNI, Polri, kejaksaan, perangkat daerah, kecamatan, panitia pemilihan, hingga petugas teknis di tingkat desa.
Pemkab Sumedang telah melakukan berbagai persiapan, termasuk sosialisasi, pelatihan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), simulasi pemilu, serta pengecekan kesiapan perangkat dan infrastruktur pendukung.
Bupati juga memperhatikan pentingnya mengantisipasi kendala teknis, khususnya terkait pasokan listrik dan perangkat pencetak bukti pemilihan. Koordinasi dengan PLN serta penyiapan perangkat cadangan seperti uninterruptible power supply (UPS) menjadi bagian dari langkah mitigasi agar pelaksanaan tetap berjalan sesuai rencana.
“Lakukan pengecekan persiapan secara matang. Semua harus melakukan monitoring dan evaluasi sehingga sekecil apa pun kekurangan bisa terdeteksi sejak dini. Konsolidasikan dan solidkan seluruh jajaran karena ini hajat kita bersama, hajat warga Sumedang,” katanya.