Kabarsunda.com- Wakil Bupati Sumedang M Fajar Aldila, mengajak Pemuda Muhammadiyah untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan.
“Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perjalanan pembangunan, tetapi harus hadir sebagai pelaku, penggerak, sekaligus bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat,” ujarnya saat membuka Pengajian Daerah dan Rapat Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Sumedang di PPS Sumedang, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Fajar berharap Pemuda Muhammadiyah dapat mengambil peran dalam sejumlah sektor strategi, mulai dari pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, ekonomi dan kewirausahaan, sosial dan lingkungan, hingga bidang keagamaan dan kebangsaan.
“Jadilah pemuda yang berilmu agar mampu membaca persoalan dan memberikan solusi, berakhlak agar setiap perjuangan berlandaskan nilai agama dan moral, serta berdaya agar mampu menciptakan peluang dan memberikan manfaat,” ungkapnya.
Fajar menyampaikan tiga hal penting yang harus menjadi perhatian Pemuda Muhammadiyah, yakni konsolidasi kader, penguatan organisasi, dan aksi nyata. Ia menegaskan, organisasi yang kuat harus ditopang kader yang memiliki integritas, kapasitas, loyalitas, serta semangat pengabdian.
“Jangan sampai organisasi hanya kuat dalam diskusi, tetapi lemah dalam implementasi. Jangan hanya hebat dalam merancang program, tetapi harus mampu membuktikan hasilnya,” tegasnya.
Fajar berharap Pemuda Muhammadiyah terus hadir di tengah masyarakat, menjadi pelopor perubahan, serta mengambil bagian penting dalam mewujudkan Sumedang yang semakin maju menuju Indonesia Emas 2045.
“Masa depan Sumedang berada di tangan generasi yang hari ini sedang mempersiapkan dirinya. Oleh karena itu, jangan pernah berhenti belajar, jangan pernah berhenti bergerak, dan jangan pernah kehilangan semangat pengabdian,” tutur Fajar.
Ketua Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Sumedang Dodi Partawijaya mengatakan, kebesaran sebuah organisasi tidak mungkin terwujud tanpa adanya kebersamaan dan soliditas seluruh kader, khususnya dalam membangun Pemuda Muhammadiyah di Sumedang.
“Organisasi ini tidak akan pernah besar tanpa kebersamaan. Oleh karena itu, harus terus bersama dan berdaya sehingga mampu melahirkan karya serta memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.