Langsung ke konten
Global - Leaderboard Header
Jabar Istimewa

Berebut Kerja di Sumedang Job Fair 2026, Ini Harapan Bupati

Sumedang Job Fair 2026 resmi dibuka dengan menghadirkan 1.424 lowongan kerja dari 22 perusahaan. Bupati Dony Ahmad Munir targetkan bursa kerja digelar sebulan sekali untuk tekan angka pengangguran.

Redaksi
Sumedang Job Fair 2026  menghadirkan 22 perusahaan dengan total 1.424 lowongan pekerjaan.
Sumedang Job Fair 2026 menghadirkan 22 perusahaan dengan total 1.424 lowongan pekerjaan.

KabarSunda.com- Untuk mendorong meluasnya kesempatan  kerja, digelar Sumedang Job Fair 2026 yang menghadirkan 22 perusahaan dengan total 1.424 lowongan pekerjaan.

 Sumedang Job Fair 2026 dihadiri Disnakertrans bekerja sama dengan Polres Sumedang selama dua hari, 26–27 Oktober 2026 di Gedung Sumedang Creative Center.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, meminta bursa kerja diadakan secara rutin dan dihubungkan dengan program pelatihan kerja agar mampu menjawab permasalahan kemiskinan secara nyata. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sumedang masih berada di angka 6,08 persen atau sekitar 37.441 orang.  “Pemerintah harus menyiapkan kebijakan, program, dan kegiatan yang mampu membuka serta menyediakan lapangan pekerjaan. Salah satu ikhtiar yang kita lakukan adalah melalui job fair ini,” ujar Bupati Dony,  Senin, 26 Oktober 026.

Job fair menjadi salah satu langkah konkret untuk mempertemukan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dengan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan. 

Oleh karena itu, informasi mengenai lowongan yang tersedia harus disebarluaskan secara masif agar dapat menjangkau lebih banyak pelamar yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Berdasarkan laporan Disnakertrans Sumedang hingga pukul 08.00 WIB pada hari pembukaan, tercatat sebanyak 2.034 orang telah mendaftar secara bold, melampaui jumlah lowongan yang tersedia. 

"Hari ini ada 22 perusahaan dengan lebih dari 1.400 lowongan pekerjaan. Harapan saya, seluruh lowongan tersebut dapat terisi oleh tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Oleh karena itu, informasi harus disebarluaskan agar kesempatan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal," katanya.

Persoalan pekerjaan pekerjaan harus dijawab dengan program yang berkelanjutan dan berorientasi pada hasil.

 Ia meminta Disnakertrans memperbanyak penyelenggaraan bursa kerja, bahkan menargetkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan minimal satu kali setiap bulan.

"Perbanyak job fair ini, minimal satu bulan satu kali. Program harus nyambung dengan permasalahan yang dihadapi masyarakat. Setiap kegiatan pemerintah harus memberikan dampak nyata dalam menyelesaikan permasalahan. Disnakertrans harus menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan kesempatan kerja," tegasnya. 

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua