Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Indeks SPBE Kabupaten Bekasi Naik Signifikan, Diskominfosantik Jadi Pembicara di BRIN

19
×

Indeks SPBE Kabupaten Bekasi Naik Signifikan, Diskominfosantik Jadi Pembicara di BRIN

Share this article
Kepala Bidang TIK Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Bahrul Ulum (kiri) bersama Direktur Alih dan Sistem Audit Teknologi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Edi Hilmawan (jas hitam) dan Inspektur Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan, Joko Wiuryanto (kemeja kotak) usai menjadi narasumber pada acara Kick Off Pelaksanaan Audit Internal SPBE Kabupaten Tanah Laut, di Ruang Rapat Gd. BJ Habibie – BRIN, Jakarta Pusat.
Example 468x60

 

KabarSunda.com — Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Bahrul Ulum, menjadi pembicara utama pada acara Kick Off Pelaksanaan Audit Internal SPBE Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Acara tersebut diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Gedung BJ Habibie, Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Example 300x600

Dalam kesempatan tersebut, Bahrul Ulum mengungkapkan bahwa Kabupaten Bekasi merupakan salah satu dari sedikit daerah yang telah berhasil melaksanakan audit TIK secara mandiri, menggunakan tools yang disediakan oleh BRIN. Hal ini menjadi indikator penting dalam penilaian SPBE (Standar Pelayanan Elektronik Pemerintah) yang merupakan tolok ukur digitalisasi pemerintahan.

“Melihat hasil dari apa yang telah kita lakukan, kami diundang untuk memberikan bantuan kepada Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, agar mereka juga dapat melaksanakan audit TIK pertama mereka,” ujar Bahrul.

Bahrul juga menjelaskan upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemkab Bekasi dalam mempersiapkan audit TIK secara mandiri. Keberhasilan ini telah memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan Indeks SPBE Kabupaten Bekasi. Indeks tersebut naik dari 1,71 menjadi 3,28, yang kemudian diakui dengan penghargaan Digital Government Award SPBE Summit 2024 yang diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Dalam konteks penerapannya di Kabupaten Bekasi, Bahrul memaparkan bahwa pemerintah daerah telah mengoperasikan Super Apps yang terintegrasi, memfasilitasi interaksi antara masyarakat dengan pelaku bisnis lokal dan dengan pemerintah daerah. Salah satu aplikasi unggulan yang disebutnya adalah “Bekasi Berani Beli” (Bebeli), yang mendukung sektor UMKM di daerah tersebut.

Inspektur Kabupaten Tanah Laut, Joko Wiuryanto, menyambut baik paparan yang diberikan oleh Diskominfosantik Kabupaten Bekasi terkait persiapan dan pelaksanaan audit TIK. Ia juga terinspirasi oleh pencapaian signifikan Kabupaten Bekasi dalam meningkatkan indeks SPBE.

“Kami telah berdiskusi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Kami akan segera mengambil langkah-langkah berikutnya terkait audit internal, khususnya terkait aplikasi dan infrastruktur. Targetnya adalah melakukan evaluasi yang lebih baik dan mencapai hasil yang lebih optimal dari penilaian KemenPAN-RB,” ujar Joko.

Keberhasilan Kabupaten Bekasi dalam mengembangkan infrastruktur digital dan aplikasi yang terintegrasi menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan pelayanan publik dan efisiensi administrasi pemerintahan.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *