Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

DPMPTSP se- Jabar Tandatantangani Pakta Integritas Dukung Usaha Supermikro

9
×

DPMPTSP se- Jabar Tandatantangani Pakta Integritas Dukung Usaha Supermikro

Share this article
Sekda Jabar Herman Suryatman saat rakor dan penandatanganan pakta integritas Pelayanan Penerbitan NIB (Nomor Induk Berusaha) di seluruh Jawa Barat, di Gedung Sate Bandung.
Example 468x60

KabarSunda.com — Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat bersama dengan kepala DPMPTSP dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat telah menandatangani Pakta Integritas. Langkah ini diambil guna mendukung pengembangan usaha kecil, mikro, dan supermikro.

Salah satu elemen penting dalam pakta integritas ini adalah penyederhanaan penerbitan nomor induk berusaha (NIB). Dengan adanya NIB, pelaku usaha kecil dapat lebih mudah mengakses pendanaan legal melalui perbankan dan koperasi.

Example 300x600

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, mengungkapkan bahwa untuk menurunkan kemiskinan dan pengangguran, sektor usaha kecil, mikro, dan supermikro adalah kunci strategis. “Usaha kecil ini harus bergairah dan naik kelas,” ujar Herman setelah penandatanganan pakta integritas di Gedung Sate Bandung, Rabu (12/6/2024).

Tugas pemerintah, lanjut Herman, adalah menciptakan ekosistem yang kondusif. “Salah satunya adalah mendukung legalisasi usaha dari UKM, khususnya yang mikro dan supermikro. Nomor Induk Berusaha atau izin usaha untuk risiko rendah adalah salah satunya,” tambahnya.

Herman menyatakan bahwa hingga tahun 2023, realisasi penerbitan NIB bagi pelaku UKM di Jawa Barat telah mencapai 1,4 juta NIB. Ia menargetkan pada tahun 2024 akan terbit 1 juta NIB tambahan, sehingga totalnya mencapai 2,4 juta NIB pada akhir tahun 2024.

“Insyaallah, tahun depan kita akan terbitkan lagi 1,6 juta NIB, sehingga pada tahun 2025 semua usaha kecil, mikro, dan supermikro akan memiliki izin usaha yang sah,” tambah Herman.

Herman optimis bahwa dampak dari langkah ini akan sangat signifikan. “Usaha mikro dan supermikro akan menjadi bankable, mampu mengakses pendanaan formal dari bank, koperasi, dan bank syariah yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat,” imbuhnya.

Kemudahan akses ke pembiayaan legal, menurut Herman, akan menjadi solusi bagi pelaku usaha kecil agar tidak terjerat pinjaman online ilegal atau rentenir.

Herman menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pemerintah kabupaten dan kota akan bekerja sama untuk memfasilitasi terbitnya 1 juta NIB pada tahun 2024, guna meningkatkan kapasitas dan kualitas usaha UKM, mikro, dan supermikro.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini tengah merancang skema kredit yang sangat murah dan mudah diakses.

“Setelah NIB difasilitasi, langkah selanjutnya adalah memberikan akses pembiayaan yang mudah dan murah, serta pelatihan yang dirancang dengan BLK (Balai Latihan Kerja), tentunya bekerja sama dengan pemerintah pusat,” tutur Sekda Jawa Barat.

Kepala DPMPTSP Jawa Barat, Nining Yuliastiani, menyatakan kesiapan untuk mendukung DPMPTSP di 27 kabupaten dan kota dalam upaya masif menerbitkan NIB.

“Kami akan memberikan dukungan maksimal agar mereka dapat menerbitkan NIB untuk para pelaku UKM,” ujar Nining.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *