Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Diskusi Bareng Gen Z dan Milenial, Ono Surono Tolak Kenaikan UKT Mahasiswa

8
×

Diskusi Bareng Gen Z dan Milenial, Ono Surono Tolak Kenaikan UKT Mahasiswa

Share this article
Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar Ono Surono diskusi bareng Gen Z dan Milenial yang digagas oleh Sahabat Muda Onsu Kota Bandung, di wilayah Jalan Merdeka, Kota Bandung.
Example 468x60

KabarSunda.com — Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, merespons pertanyaan-pertanyaan para pemuda dalam diskusi bertajuk “Deep Talk Bareng Gen Z dan Milenial” yang diadakan di Kota Bandung pada Sabtu, 22 Juni 2024. Dalam kesempatan tersebut, Ono yang disebut-sebut sebagai calon kuat dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat, menyinggung berbagai isu, terutama terkait dunia pendidikan.

“Tadi sangat banyak yang disampaikan pemuda dari mulai pendidikan terkait dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang mahal, soal lapangan pekerjaan, termasuk dengan bagaimana peran pemuda dalam politik,” ujar Ono usai diskusi yang digagas oleh Sahabat Muda Onsu Kota Bandung di Jalan Merdeka, Kota Bandung.

Example 300x600

Lebih lanjut, Ono menjelaskan wacana kenaikan UKT yang sempat digulirkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI. Dengan tegas, Ono menyatakan penolakannya terhadap kenaikan UKT tersebut.

“Kenaikan UKT itu belum dibatalkan, tapi ditunda. Makanya saya dengan teman-teman di DPR RI harus mendesak agar kebijakan itu dibatalkan, dievaluasi, dan kita juga ingin ada audit di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terkait kualitas pendidikan yang dikaitkan dengan biaya pendidikan,” papar Ono yang juga Anggota DPR RI. “Walaupun ada persepsi kualitas pendidikan tergantung biaya, tapi tidak berarti harus mahal,” tambahnya.

Ono menekankan pentingnya menghadirkan sistem pendidikan yang lebih baik dan berkualitas tanpa harus menaikkan UKT. Terkait lapangan kerja, Ono mengakui bahwa banyak program yang sudah digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat. Namun, ia menilai program tersebut belum berjalan optimal.

“Yang saya rasakan belum sepenuhnya berjalan dengan baik. Misalnya, para audiens tadi mengeluhkan pelatihan-pelatihan yang pesertanya itu-itu lagi, tidak sampai ke desa-desa,” ucapnya. Ono menegaskan, pemerintah harus bisa mewadahi kebutuhan dan minat Gen Z dan Milenial.

“Seperti industri kreatif, kuliner, fashion, dan sebagainya pasti mereka membutuhkan modal. Maka, pemerintah harus memfasilitasi dengan memasarkan produk-produk mereka, yang saya rasa belum maksimal di Jawa Barat,” jelas Ono.

Sementara itu, Ketua Sobat Muda Onsu, Rajo Galan, mengatakan bahwa diskusi tersebut sengaja digelar untuk mengenalkan sosok Ono Surono kepada Gen Z dan Milenial di Jawa Barat. “Kang Ono Surono punya kebijakan khusus untuk Gen Z dan Milenial di Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung. Harapan besarnya adalah agar Kang Ono tetap maju sebagai calon gubernur di Jabar. Kegiatan ini akan terus berlanjut di 27 kabupaten/kota di Jabar,” kata Rajo Galan.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *