Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Dinas Peternakan dan Perikanan Ciamis Temukan Ratusan Sapi Tidak Layak Kurban Idul Adha 2024

11
×

Dinas Peternakan dan Perikanan Ciamis Temukan Ratusan Sapi Tidak Layak Kurban Idul Adha 2024

Share this article
Sapi Qurban (Foto Istimewa)
Example 468x60

KabarSunda.com — Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis telah menemukan ratusan hewan ternak sapi yang tidak layak untuk dijadikan kurban pada Idul Adha 2024. Dalam rangka memastikan kelayakan hewan kurban, petugas dinas ini secara teliti memeriksa fisik dan dokumen sapi-sapi yang ada di wilayah tersebut. Pemeriksaan ini mencakup penandaan dengan stempel sehat pada sapi yang memenuhi syarat.

Proses Pemeriksaan dan Penandaan

Example 300x600

Pada Kamis, 6 Juni 2024, petugas memeriksa sapi di salah satu pedagang di wilayah Panyawungan, Desa Pamalayan, Kecamatan Cijeungjing. Sapi yang lolos pemeriksaan diberi cap huruf ‘S’ berwarna putih dan diberikan sertifikat Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) untuk kurban. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Giatno, turut serta dalam pemantauan dan proses penandaan tersebut.

Tim Pemeriksa dan Hasil Pemeriksaan

Disnakan Kabupaten Ciamis membentuk lima tim pemeriksa yang tersebar di lima wilayah Tatar Galuh Ciamis. Tim-tim ini telah bekerja sejak beberapa hari lalu hingga menjelang dan setelah Idul Adha. Dari total 554 sapi yang telah diperiksa, 479 di antaranya dinyatakan lolos dan sehat untuk kurban.

Kriteria Hewan Kurban

Menurut Kepala Disnakan, Giatno, kriteria kelayakan hewan kurban berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 114 Tahun 2014 adalah sehat, tidak cacat, tidak kurus, jantan, dan cukup umur. Cukup umur ditandai dengan tumbuhnya sepasang gigi tetap. Pemeriksaan dilakukan dalam dua tahap: sebelum disembelih (antemortem) dan setelah disembelih (posmortem). Selain itu, Disnakan telah melakukan sosialisasi dan memberikan bimbingan teknis kepada juru sembelih halal (Juleha).

Penurunan Permintaan Sapi Kurban

Nurdin Ali Tojil, seorang pedagang sapi di Desa Pamalayan, mengungkapkan bahwa setiap tahun dia selalu menerima kunjungan dari tim pemeriksa hewan kurban. Selain pemeriksaan, sapi-sapinya juga diberikan vitamin. Namun, Nurdin mengaku bahwa permintaan sapi untuk kurban tahun ini turun sekitar 30 persen dibanding tahun lalu. Pada Idul Adha 2023, dia berhasil menjual 90 ekor sapi, sementara tahun ini hanya sekitar 60 ekor. Harga sapi berkisar antara Rp15 juta (sekitar 180 kilogram) hingga Rp35 juta (sekitar 600 kilogram).

“Sekarang sepi, turun sekitar 30 persen dibanding tahun lalu. Mudah-mudahan sisa waktu sebelum Idul Adha ada yang laku lagi,” ujarnya.

Pemeriksaan hewan kurban oleh Disnakan Kabupaten Ciamis merupakan langkah penting untuk memastikan kesehatan dan kelayakan hewan yang akan dikurbankan. Meskipun ada penurunan permintaan, upaya ini tetap dijalankan demi menjamin kualitas dan kesehatan hewan kurban di wilayah tersebut.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *