Gedung Islamic Centre Bekasi Mangkrak, Begini Respons Bupati

KabarSunda.com- Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang merespons Gedung Islamic Centre yang mangkrak di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.

Ade Kuswara mengakui sejauh ini belum ada pembahasan kelanjutan proyek Gedung Islamic Centre tersebut.

“Saya belum ada pembahasan terkait Islamic Centre,” ujar Ade Kuswara saat dikonfirmasi, Rabu, 15 Oktober 2025.

Menurut dia, pihaknya sedang fokus terhadap pembangunan yang diutamakan untuk kepentingan masyarakat seperti perbaikan jalan hingga normalisasi sungai.

“Kami sedang fokus terhadap pembangunan yang diprioritaskan untuk masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, sarana prasarana, jalan lingkungan, normalisasi, dan penertiban,” tuturnya.

Dari situ, Ade tak membuka kemungkinan bakal adanya pembahasan terkait proyek Islamic Centre yang mangkrak tersebut.

“Insya Allah nanti juga akan masuk agenda pembahasan,” tuturnya.

Sebelumnya, Gedung Islamic Centre di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, mangkrak tak terawat.

Di proyek tersebut terdapat tiga bangunan.

Satu bangunan tampak bagian atapnya bolong-bolong lantaran genteng sudah tak ada. Terlihat dinding keropos dan lantai tak ada ubin, hanya berupa tanah.

Di sana juga tak ada jendela dan pintu. Gedung dikepung oleh semak belukar.

Sedangkan untuk dua gedung lainnya, kondisi kurang lebih sama, hanya yang membedakan dari atapnya masih tergolong rapi.

Adapun gedung tersebut milik Pemkab Bekasi yang rencananya digunakan untuk berbagai kegiatan keagamaan dan asrama haji. Gedung ini dibangun semasa Bupati Bekasi dijabat Sa’duddin tahun 2009.