Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Kesehatan

Bey Machmudin: Peran Tim Pemeriksa Kesehatan Hewan Pastikan Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam

14
×

Bey Machmudin: Peran Tim Pemeriksa Kesehatan Hewan Pastikan Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam

Share this article
Pelepasan tim pemeriksa hewan kurban se-Jawa Barat di Balai Kota Bogor.
Example 468x60

KabarSunda.com — Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menegaskan pentingnya peran tim pemeriksa kesehatan hewan kurban di Pemda Provinsi Jawa Barat dalam memastikan kesehatan hewan yang sesuai dengan syariat Islam.

“Sampai saat ini, kondisi hewan kurban di Jabar sehat, tetapi penting untuk memastikan kepada pembeli bahwa hewan kurban harus memenuhi syariat Islam. Pastikan pembeli mengetahui umur hewan tersebut karena ada syarat minimal,” ucap Bey Machmudin usai melepas Tim Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban Jabar di Balai Kota Bogor, Senin (3/6/2024).

Example 300x600

Bey juga menyampaikan beberapa hal penting untuk tim tersebut, antara lain memastikan bahwa pedagang dan pembeli mengetahui detail-detail hewan yang layak untuk dikurbankan pada Hari Raya Idul Adha.

“Hari ini saya melepas tim pemeriksa kesehatan hewan kurban. Harus ada dua sisi, baik dari sisi masyarakat sebagai pembeli maupun pedagang, yang diinformasikan dengan jelas dan detail,” ujarnya.

Di sisi lain, pedagang harus diberi pemahaman bahwa hewan yang dijual harus sehat, dan masyarakat perlu tahu hal ini melalui sertifikat kesehatan. Semua pemeriksaan hewan ini gratis, tambah Bey.

Ia meminta tim pemeriksa kesehatan hewan kurban memberikan pelayanan maksimal kepada pedagang untuk mendapatkan sertifikat sehat secara gratis.

“Mohon diperhatikan, untuk mengeluarkan sertifikat tidak ada biaya. Jadi pedagang tidak punya alasan untuk tidak memiliki tanda itu. Jika jaraknya jauh, koordinasikan dengan pemerintah kecamatan setempat. Usahakan mendapatkan sertifikat tersebut,” ungkapnya.

Bey juga menekankan bahwa pemeriksaan kesehatan hewan kurban ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran penyakit hewan.

Pemda Provinsi Jabar berkomitmen agar semua hewan kurban mendapatkan sertifikat sehat. Oleh karena itu, pedagang didorong untuk lebih aktif bertanya perihal mendapatkan sertifikat.

“Ini sebagai upaya untuk menghindari penyakit, dan sampai sekarang tidak ada penyebaran di Jabar. Jadi mohon pedagang juga proaktif untuk mendapatkan sertifikat tersebut,” tandas Bey.

Sementara itu, dalam laporannya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jabar, Arifin Soedjayana, menjelaskan bahwa menurut Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No. 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, pemerintah berkomitmen untuk menjamin bahwa hewan dan daging kurban memenuhi persyaratan Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

Untuk itu, sebanyak 1.300-an tim pemeriksa kesehatan hewan kurban telah ditugaskan. Selain itu, sekitar 4.000 dokter hewan akademisi dan mahasiswa akan membantu memeriksa kesehatan hewan kurban.

“Petugas dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota ada sekitar 1.300-an, sementara dari mahasiswa dan dokter hewan akademisi ada sekitar 4.000-an,” kata Arifin.

Ia menjelaskan bahwa pelepasan tim pemeriksa hewan kurban yang dilangsungkan di Balai Kota Bogor diperuntukkan untuk kawasan Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi).

“Pelepasan tim pemeriksa hewan kurban di kawasan Bodebek bertujuan menjamin daging hewan kurban yang ASUH. Tahun ini diperkirakan akan ada kenaikan 15 persen untuk semua hewan kurban potong berdasarkan data lapangan permintaan yang terus meningkat,” pungkas Arifin.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *