Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Belasan Rumah Terendam dan Rusak Akibat Luapan Sungai Cilame di Bogor

11
×

Belasan Rumah Terendam dan Rusak Akibat Luapan Sungai Cilame di Bogor

Share this article
Warga Kampung Cilame RT 03/01, Desa Sukamaju, Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tengah membersihkan material tanah usai diterjang banjir.
Example 468x60

KabarSunda.com — Belasan rumah terendam dan rusak akibat meluapnya Sungai Cilame di Kampung Babakan Cilame RT 03 RW 01, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Kejadian ini terjadi akibat hujan lebat disertai petir selama tiga jam pada Rabu, 12 Juni 2024.

“Hujan tadi sekitar pukul 16.30 WIB menyebabkan sekitar 12 rumah dan 16 kepala keluarga (KK) terendam, banyak perabotan warga yang terbawa hanyut,” ujar Ketua RT 03, Angga.

Example 300x600

Angga menjelaskan, luapan sungai ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Kali ini, air meluap cukup besar setelah kejadian serupa pada tahun 2015 lalu.

“Sungai ini kalau curah hujannya deras pasti naik. Ini ketiga kalinya terjadi, paling besar luapannya selama ini,” katanya.

Yati, salah satu warga yang rumahnya terdampak, berharap pemerintah segera bertindak cepat menangani Daerah Aliran Sungai (DAS) tersebut agar warga tidak kembali terdampak.

“Warga sudah tidak kaget dengan kejadian ini karena sudah sering terjadi. Kalau sekarang tidak terlalu parah kerugiannya karena kita sudah antisipasi sebelumnya. Pada 2015 lalu kami mengalami kerugian cukup besar,” ungkap Yati.

Menurut Yati, ada faktor-faktor lain yang menyebabkan luapan Sungai Cilame, salah satunya adalah pembuangan air dari hulu ke aliran sungai.

“Warga berharap mata air dari hulu tidak dibuang ke aliran Sungai Cilame ini. Selama ini, air dari Desa Cigudeg dan sekitarnya dibuang ke aliran sungai ini semua,” jelasnya.

Kepala Desa Sukamaju, Dahyudin, membenarkan bahwa pemukiman warganya terendam banjir dan jalan desa rusak.

“Sebanyak 17 rumah terendam banjir dan akses jalan desa rusak,” katanya.

Beruntung, musibah ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Hanya belasan rumah terendam banjir setinggi perut orang dewasa.

“Setelah mendapatkan laporan dari warga, kami langsung menghubungi Destana Desa dan pihak kecamatan,” tambahnya.

Dia menjelaskan, hampir setiap musim hujan wilayah tersebut mengalami banjir. Meskipun begitu, pemerintah desa sudah melakukan antisipasi dengan berbagai kegiatan.

“Kami sudah memasang TPT di pinggiran Sungai Cilame ini. Namun, banyaknya anak sungai yang masuk ke Sungai Cilame, termasuk limpahan dari jalan nasional, menjadi salah satu masalah yang perlu dipikirkan ke depannya,” ujar Dahyudin.

Dahyudin menaksir kerugian akibat kejadian ini mencapai ratusan juta rupiah.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *